“MENGUKIR PERSAHABATAN DIBALIK AIR TERJUN”

Bersamamu sahabatku kaki ini melangkah
Menjelajah dengan tabah Menjelajah di setitik bumi-Nya untuk menggapai ilmu yang indah
Lelah yang menggayut kaki ini terbayar akan cantiknya pemandangan dari-Nya sebagai hadiah

Disinilah….kaki ini berdiri di atas batuan
Yang berselimutkan dedaunan
Dan bercerminkan air terjun
Ya, air terjun

Air terjun yang membentang di depan mata
Airnya mengalirkan kesejukan jiwa raga
Mengikis lelah yang terasa
Melukis bahagia kian mempesona

Sungguh tawamu dan tawaku semakin terasakan
Tawa penebar keceriaan
Bersamamu sahabat seperjuangan
Mengukir setiap sapaan

Kini anganku semakin terbuai dalam ciptaan-Nya Merlukis senyuman yang menyimpan berjuta makna
Namun sesaat anganku terhenti…
Mungkinkah suasana ini akan terulang kembali?
Entahlah….

Tak peduli…
Saat ini aku hanya ingin menikmati
Menikmati desiran angin yang merasuk diri
Seperti mentari yang tidak pernah bosan menyinari

Hari ini….di atas batu ini
Saksi tergoresnya bait-bait puisi
Puisi tentang persahabatan sejati
Persahabatan yang tercipta dari Illahi
Di langit Sekolah Alam Indonesia yang ku cintai

Persahabatan antara aku dan kamu ibarat air terjun ini
Selalu memberi kesejukkan di relung hati
Airnya mengalir tanpa henti
Menghapus dahaga dihati

Sahabatku, kamu juga ibarat pohon rimbun yang menjulang
Setia memayungi agar tetap teduh
Ketika rasa sedih menghampiri
Kamu hadir tuk menemani
Mengubah tangis menjadi canda
Mengubah lara menjadi tawa
Seolah kamu tak rela air mata mengalir di pipi

Sahabatku
Mari kita lantunkan sebuah doa
Doa yang selalu menjadi harapan
Agar Allah selalu menjaga persahabatan aku dan kamu

Sahabatku
Jikalau suatu hari kita terpisahkan
Tak perlu risaukan
Karena…
Allah tuntun kita dalam persahabatan sejati
Seperti sejatinya air terjun dihadapan kita ini

Sahabatku yang terukir
Marilah kita bersama-sama mengukir
Mengukir sebuah doa agar terkabul
Di atas batuan kukuh yang terhimpit derasnya air
Agar Sang Pemilik ijinkan persahabatan yang telah kita ukir

(Visited 1,057 times, 44 visits today)

Ariyanti Dwiantika

Alhamdulillah tahun 2014 tepatnya bulan Oktober Allah mengijinkan saya bergabung dengan Sekolah Alam Indonesia sebagai fasilitator. Sebelumnya pernah mengajar di sebuah Sekolah Taman Kanak-kanak Tadika Ash Shofwan selama 7 tahun. Salah satu hal yang membahagiakan adalah di beri kesempatan untuk selalu bercengkrama bersama anak-anak. Karena bersama segudang ilmu bisa kita dapatkan. Hal yang pasti menghampiri kita adalah kematian, saya bercita-cita sebelum kematian menjemput, saya ingin melahirkan tulisan yang akan menjadi salah satu amalan bermanfaat untuk umat. Menyatukan aksara demi aksara agar menjadi bermakna adalah hobi dari dulu hingga kini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.