Para Pembeli Surga

Berapa harga surga Allah?

Mungkin kita pernah berpikir bahwa tentu tak mudah untuk mendapatkan tiket masuk surga-NYA. Hal ini tidaklah salah, namun kadang kita lupa sesuatu yang lebih penting dibandingkan itu. Dia adalah keridhoan-NYA.

Teringat aksi peduli Rohingya yang dilaksanakan beberapa bulan lalu di Sekolah Alam Indonesia (SAI), Cipedak. Seperti biasanya, bahwa komunitas SAI melakukan pengumpulan dana selama sepekan. Orang tua, siswa dan guru juga tak terkecuali para karyawan, semuanya berlomba untuk memberikan infaq terbaiknya dalam aksi kepedulian ini.

Begitupun suasana di SD 4 SAI. Para siswa semangat untuk memberikan infaq terbaiknya, ada yang menyerahkan dalam amplop, ada yang secara langsung namun ada yang berbeda. Setelah morning talk Rohingya hari itu, seorang siswa perempuan mendekatiku dengan ragu-ragu. Ia memintaku untuk mendekat lalu berbisik pelan, “Bu, jika infaqku hanya sedikit apakah boleh?” tanyanya sambil melirik tumpukan amplop yang sedang aku hitung saat itu. Mungkin ia melihat nominal infaq yang diberikan teman-temannya jauh berbeda dengan jumlah infaq yang akan ia berikan. “Oh.. tentu saja boleh, tidak apa-apa. Kita berinfaq semampu kita dan tidak dilihat jumlahnya, nak,” jawabku.

Ia pun menyodorkan lembaran uang 2000, akupun menghitung 1,2,3 lembar. “Itu semua keuntungan hasil jualanku kemarin bu” ujarnya dengan mata jernih yang masih menatapku, “Maaf ya bu, hanya 6000” lanjutnya dengan sedih.. ya Allah ternyata ia memberikan semua keuntungan hasil jualan hariannya untuk infaq Rohingya yang semestinya untuk Fund Raising outing jogya

Aku pun menjawab, “tidak apa-apa, nak.. insyaAllah 6000 rupiah sangat besar nilainya di sisi Allah” sambil tersenyum haru berusaha meyakinkannya. Aku mendapat pelajaran berharga lagi hari ini, salah satu muridku mengajarkan keteladanan dalam berinfaq

Aku yakin Allah pun tersenyum melihat percakapan kami pagi itu, infaqmu yang ‘hanya’ Rp 6.000,00,- telah mengguncang arasy NYA dikarenakan keikhlasanmu memberikannya. insyaAllah engkau akan menemukannya kelak di surgaNYA, nak..

 

(Visited 13 times, 7 visits today)
Ainun Nurul Fitriyah

Ainun Nurul

Biasa dipanggil Ainun/Fitri. Lahir di tengah keluarga yang hangat di daerah sejuk Sukabumi, Jawa Barat. Menyukai Membaca, menulis, memasak dan travelling. Bergabung dengan Sekolah Alam Indonesia (SAI) sejak 2006. Sangat tertarik dengan pembinaan dan pendidikan anak remaja. Berdiskusi, dengarkan curhat dan jalan bareng para siswa menjadi kegiatan sehari-hari. Saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah SL (Sekolah Lanjutan – Level SMP) SAI “We had a plan and Allah has also planned everything for us. If something goes wrong, it went wrong for good reason”

More Posts

Ainun Nurul Fitriyah

Ainun Nurul

Biasa dipanggil Ainun/Fitri. Lahir di tengah keluarga yang hangat di daerah sejuk Sukabumi, Jawa Barat. Menyukai Membaca, menulis, memasak dan travelling. Bergabung dengan Sekolah Alam Indonesia (SAI) sejak 2006. Sangat tertarik dengan pembinaan dan pendidikan anak remaja. Berdiskusi, dengarkan curhat dan jalan bareng para siswa menjadi kegiatan sehari-hari. Saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah SL (Sekolah Lanjutan – Level SMP) SAI “We had a plan and Allah has also planned everything for us. If something goes wrong, it went wrong for good reason”

Leave a Reply