Langkah Pertama di Hari Baru

Siapa orangnya yang tidak senang dengan liburan? Yang tua ataupun yang muda tentu bahagia bila bisa mendapatkan libur dan berkumpul bersama keluarga. Termasuk anak-anak. Mereka sangat senang ketika masa libur telah tiba.
“Libur tlah tiba.. libur tlah tiba ! Hore” begitu lirik lagu anak-anak yang menggambarkan kebahagiaan mereka saat menjumpai masa libur. Asyiknya lagi, libur lebaran tahun ini digabung dengan libur akhir tahun pelajaran, wah.. kalau dihitung sudah pasti melebihi jumlah jari tangan dan kaki.
Senang? Tentu.
Bahagia? Pasti.
Meskipun ada yang mengisi liburan hanya dengan kegiatan yang sederhana, tapi cukuplah semua itu memberi kesan di hati.
Bermain, bercengkrama dengan keluarga adalah hal yang sangat berharga dan menjadi bahan untuk mere-charge semangat kembali. Bagi para bapak, bisa mengerjakan hobbynya di rumah, bagi para ibu bisa sedikit bernafas lega dengan istirahat dari aktivitas menyiapkan bekal sekolah. Anak-anakpun senang bermain dengan mainan kesukaannya.
Setelah libur usai, kembali para ibu akan berjibaku dengan pekerjaan rutinitas di rumah, menyiapkan anak sekolah, bekal makan pagi dan siang. Para bapak akan kembali dengan aktivitas pekerjaannya.
Namun ada lagi hal penting yang tahun ini menjadi bahan berita di berbagai media. Yaitu aktivitas mengantarkan anaak masuk sekolah di hari pertama. Jika sebelumnya aktivitas ini luput dari perhatian, dan para orang tua belum meluangkan waktunya untuk anak-anak. Maka tahun ini, alhamdulillah hampir di setiap penjuru ibukota dapat dijumpai orang tua yang mengantarkan anaknya masuk sekolah. Hal ini juga mendapatkan dukungan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membolehkan PNS terlambat masuk kerja untuk keperluan mengantar anak masuk sekolah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi dispensasi kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta yang telat masuk kerja pada Senin, 16 Juli 2018 ( http://jakarta.tribunnews.com/2018/07/16/anies-baswedan-izinkan-pns-datang-telat-ke-kantor-saat-hari-pertama-masuk-sekolah).
Memasuki hari pertama bersekolah adalah sebuah hari yang sanagat membutuhkan untuk didampingi. Anak-anak butuh dorongan semangat dari orang tuanya untuk menjalani aktivitas belajar kembali. Ekspresi cinta dari orang tua merupakan modal dasar bagi anak untuk melanjutkan langkah menggapai cita-citanya.

(Visited 7 times, 6 visits today)
Ratih Nur'aini Lathifah

Ratih Nur'aini Lathifah

Seorang ibu rumah tangga biasa yang punya cara menumpahkan ekspresi melalui tulisan. Buku pertamanya dicetak secara indie pada tahun 2010 dengan judul "Kasih Ibu Menembus Batas". Dua tahun kemudian memenangkan lomba Mother award yang diselenggarakan oleh Adfamilia atas naskah yang ditulis dengan judul sama. Bersama temannya menghasilkan 2 buku masing-masing buku parenting dengan judul "Ya Allah Jadikan Aku Sekolah Terbaik untuk Anakku" yang diterbitkan oleh Qutummedia dan buku " Serpihan Kenangan" yang diterbitkan oleh Quanta Elexmedia Computindo. Punya keinginan mencetak penulis-penulis cilik dengan mengisi Pelatihan Penulis anak-anak bersama salah seorang temannya di Sekolah Alam Indonesia

More Posts

Follow Me:
TwitterFacebook

Ratih Nur'aini Lathifah

Ratih Nur'aini Lathifah

Seorang ibu rumah tangga biasa yang punya cara menumpahkan ekspresi melalui tulisan. Buku pertamanya dicetak secara indie pada tahun 2010 dengan judul "Kasih Ibu Menembus Batas". Dua tahun kemudian memenangkan lomba Mother award yang diselenggarakan oleh Adfamilia atas naskah yang ditulis dengan judul sama. Bersama temannya menghasilkan 2 buku masing-masing buku parenting dengan judul "Ya Allah Jadikan Aku Sekolah Terbaik untuk Anakku" yang diterbitkan oleh Qutummedia dan buku " Serpihan Kenangan" yang diterbitkan oleh Quanta Elexmedia Computindo. Punya keinginan mencetak penulis-penulis cilik dengan mengisi Pelatihan Penulis anak-anak bersama salah seorang temannya di Sekolah Alam Indonesia

Leave a Reply