Ku Pahlawan

Pahlawan yang dimaksud adalah orang-orang yang berjuang untuk menegakkan ideologinya. Berjuang memuliakan kaumnya.

Saya pernah mengajak anak-anak belajar tentang pahlawan Indonesia yang difavoritkan. Kebetulan temanya tentang pahlawanku. Setiap anak-anak di kelas diminta membayangkan sosok pahlawan menurut diri mereka masing-masing.

Ada enam proses sederhana yang saya terapkan di kelas belajar. Pertama, saya perkenalkan 18 pahlawan Indonesia yang sudah diakui pemerintah sesuai jumlah siswanya. Bisa baca juga di http://www.kelaskayu.com/topeng-pahlawan/. Anak-anak mencatat tahun perjuangannya. Kemudian dibuat time line-nya, sehingga terlihat jelas pola keberlanjutan perjuangannya. Bukan saja berteriak merdeka, tapi berani mengangkat senjata dan mengorbankan nyawa.

Kedua, setiap anak menunjuk pahlawan favorit untuk dirinya. Lewat diskusi, tidak memilih pahlawan yang sama. Paling tidak mendekati tokoh idolanya. Kemudian masing-masing tokoh dikupas jejak perjuangan di tanah Indonesia lewat beberapa pertanyaan. Apa yang kamu tahu tentang tokohmu? Apa yang membuatmu kagum padanya? Apakah kamu bisa seperti tokohmu? Adakah cara mewujudkan harapanmu seperti harapannya? Tentu banyak pertanyaan lanjutan yang saya tanyakan. Bisa berbeda pada setiap anak, tergantung seberapa dalam pengetahuan tentang tokohnya dan seberapa besar minat menjadi sepertinya.

Ketiga, menggambarkan tokoh mereka sesuai imajinasinya. Benar-benar mewujudkan imajinasi dari informasi yang mereka peroleh. Apakah tentang perjuangan di medan tempur, tentang orasi dan berargumentasi di forum internasional. Mungkin juga menggambarkan tokoh yang sedang berkoordinasi mencari strategi yang tepat atau tertangkap karena adanya penghianatan.

Keempat, setiap anak berhak menyampaikan tokohnya melalui presentasi lima menit dari potret pahlawannya. Hanya lima menit tidak lebih. Setiap satu anak presentasi, maka anak lain memperhatikan dengan teliti. Diberi lima pertanyaan dan hanya tiga pertanyaan yang dijawab. Nah itu, saya yang pilihkan.

Kelima, saya beri tantangan membuat puisi, jika pahlawan yang mereka maksud adalah diri mereka sendiri.

 

Masa berlalu berganti waktu

Tidak seminggu tapi berpuluh windu

Pahlawanku berjuang dulu

Pantang mundur surut tersedu

Aku kan menjadi pahlawan

Kukatakan pasti di kemudian

Menyerap seluruh peristiwa

Agar dapat memberi makna

Bersama angin dan matahari

Bersama panas yang menyinari

Kutekadkan niat suci

Untuk menjadi pahlawan sejati

 

Keenam, merefleksikan dan meluruskan makna pahlawan menurut Islam. Pahlawan yang dimaksud adalah orang-orang yang berjuang untuk menegakkan ideologinya. Berjuang memuliakan kaumnya. Berkorban dengan gigih, mengorbankan pikiran, waktu, tenaga, harta, bahkan mengorbankan nyawanya untuk tegaknya kebenaran. Berani mengatakan yang benar jikalau benar dan salah jika memang salah.

Sehingga dikatakan pahlawan dari sudut pandang Islam, yaitu orang yang berjuang menegakkan syariat Islam, untuk kemuliaan Islam dan kaum muslimin. Berjuang membebaskan kaum muslimin dari upaya-upaya menjauhkan diri dan kaunnya dari nilai-nilai Islam.

Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang mengajak kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, dan itulah orang-orang yang beruntung.” (Q.S. Ali Imron: 104).

 

Kang Yudha

Sumber gambar: https://www.thepatriots.asia/pangeran-diponegoro-pahlawan-nasional-indonesia-dan-pejuang-islam-yang-menentang-penjajahan-belanda-di-tanah-jawa/

(Visited 10 times, 1 visits today)

Kang Yudha

Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat: Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah, dan Melbourne. Sejak tahun 2013, mengelola kelas parenting Sekolah Alam Indonesia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009). Menjadi penulis sebelas buku yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi cerita komunitas (Kawan Pustaka-2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi cerita kelas (Audi Grafika-2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media-2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertuang (Wahyu Media-2006), Smart Games for Kids - (Wahyu Media-2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media-2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing-2009), Character Building (ProU-2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing-2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru-2016), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Kata Depan-2018). Saat ini juga juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok. Menjadi Editor Media Guru. Aktivitas lainnya, terlibat lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik)

Leave a Reply

Your email address will not be published.