Kelas VIP

Rada “mentereng” dengan judul artikelnya. Namun sebenarnya saya mau bercerita tentang sepak terjang sebagai kepala keluarga di rumah. Idealnya mengayomi, menjadi pelindung seluruh anggota keluarga.

Kelas VIP maksudnya adalah belajar memahami masing-masing individu keluarga dan itu buat saya menjadi pelajaran berharga. Kelasnya di atas suami siaga, begitu kira-kira saya membandingkannya. Kalau suami siaga menjaga istri selama sembilan bulan kehamilan. Siap antar siap jaga dari segala kemungkinan. Mulai dari menerima keluhan karena beratnya masa-masa mengandung janin buah cinta sampai berinisiatif melayaninya. Namun kelas VIP, bersiaga sepanjang waktu. Service excellent.

Coba saja tanyakan pada diri sendiri, terutama para ayah. Sudah sebesar apa telah membantu istri? Mengasuh anak-anak? Menikmati hari-hari bersama mereka? Beragam pastinya. Menyiapkan masak buat mereka atau membantu cuci semua pakaian di rumah atau menyetrika rapi pakaian kerja dan sekolah anak-anak atau juga mengantar jemput keperluannya. Bisa salah satunya atau malah semuanya atau juga tidak semuanya.

Saya mau berbagi tentang segala kerepotan rumah tangga kami. Mudah-mudahan bermanfaat. Pada masa setahun setelah menikah, rasa-rasanya tidak terlalu banyak kerepotan yang kami alami. Saya dan istri sudah terbiasa berbagi peran. Sedikit penyesuaian. Adaptasi, bisa dikatakan demikian.

Tahap kedua setelah anak pertama lahir hingga ketiga menjadi persoalan tersendiri. Tentunya dengan catatan tanpa asisten rumah tangga. Pasti dong repotnya setengah hidup. Mulai dari menyiapkan makan, mencuci pakaian, menyetrikanya, beres-beres rumah, dan seabreg kerjaan rumah tangga bersama tiga anak-anak yang masih kecil-kecil. Pintar-pintar kita menyiasatinya. Pastinya siap berkorban waktu malam hari. Paling banyak adalah mengerjakan cucian. Popok, perlak, dan baju bayi setiap hari menumpuk. Kebetuhan kami membatasi penggunaan diaper bayi. Tujuannya agar anak belajar merespon terhadap keinginan BAK dan BAB-nya.

Tahap ketiga setelah anak-anak bisa diajak dialog dengan baik. Bagi-bagi tugas kerjaan rumah tangga. Siapa yang bertugas mencuci piring, mencuci pakaian, menjemur, mengangkat jemuran, menyapu, mengepel, menyetrika, memasak, antar jemput, dan lainnya. Maka kelas VIP-nya mulai didelegasikan kepada seluruh anggota keluarga.

Semua bekerja, semua mengambil peran. Lalu apakah persoalannya kemudian selesai? Pastinya menjadi pelajaran berjalan. Ada masalah segera komunikasikan. Tidak mudah tapi nikmatilah prosesnya.

 

Kang Yudha

(Visited 10 times, 10 visits today)
Kang Yudha

Kang Yudha

Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat (Medan, Palembang, Bengkulu, Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi, Lombok, Wamena-Papua, Keningau-Beaufort-Sipitang-Kundasan-Sandakan Sabah, Melbourne). Sejak tahun 2013, mengelola kelas parenting Sekolah Alam Indonesia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009). Menjadi penulis delapan buku yaitu Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - kumpulan cerita kelas (Audi Grafika-2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media-2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertuang (Wahyu Media-2006), Smart Games for Kids - (Wahyu Media-2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media-2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing-2009), Character Building (ProU-2013), dan Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing-2015). Saat ini juga juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok. Aktivitas lainnya, terlibat lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik)

More Posts

Follow Me:
TwitterFacebook

Kang Yudha

Kang Yudha

Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat (Medan, Palembang, Bengkulu, Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi, Lombok, Wamena-Papua, Keningau-Beaufort-Sipitang-Kundasan-Sandakan Sabah, Melbourne). Sejak tahun 2013, mengelola kelas parenting Sekolah Alam Indonesia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009). Menjadi penulis delapan buku yaitu Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - kumpulan cerita kelas (Audi Grafika-2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media-2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertuang (Wahyu Media-2006), Smart Games for Kids - (Wahyu Media-2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media-2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing-2009), Character Building (ProU-2013), dan Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing-2015). Saat ini juga juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok. Aktivitas lainnya, terlibat lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik)

Leave a Reply