Harus Antri? Tak Masalah

Siang itu cukup terik saat saya sedang duduk menanti kepulangan anak di kantin sebuah sekolah. Sesaat pandangan saya teralihkan dari obrolan ibu-ibu menuju sekumpulan anak yang sedang berdiri mengular di depan kantin. Anak-anak itu berdiri dengan tertib, tidak ada yang saling mendahului ataupun minta didahulukan. Semua berdiri menunggu gilirannya tiba. Sedang apakah anak-anak berusia SD itu ? Dari barisan depan, satu persatu anak membawa wadah tempat makan yang sudah berisi nasi beserta lauk dan pelengkapnya. Mereka yang tangannya sudah memegang makanan itu kemudian berjalan ke belakang, dan yang di belakangnya secara perlahan maju satu persatu.

Mengantri? Ya, it’s amazing.. untuk anak-anak seusia mereka itu luar biasa. Mereka rela dan dengan bersabar mengantri untuk mendapatkan makan siang yang mereka beli dari kantin sekolah. Bahkan orang dewasa saja terkadang tak sabar bila harus mengantri dengan barisan yang panjang.

Tapi ini adalah sebuah pembelajaran. Untuk mengasah kecerdasan emosional mereka, yaitu dengan melatih kesabaran mereka dalam menunggu giliran. Dan tentu ini tak mudah, terlebih untuk ukuran anak-anak yang inginnya serba cepat dalam mendapatkan segala sesuatunya. Juga selalu ingin mendapatkan giliran pertama.

Etika mengantri ini tampaknya sepele, bahkan mungkin dianggap lebih sepele daripada pelajaran matematika atau sains. Namun bila tak diajarkan sedini mungkin, anak tak akan terbiasa dengan kesabaran, dan ingin selalu minta didahulukan.

 

(Visited 22 times, 1 visits today)
Ratih Nur'aini Lathifah

Ratih Nur'aini Lathifah

Seorang ibu rumah tangga biasa yang punya cara menumpahkan ekspresi melalui tulisan. Buku pertamanya dicetak secara indie pada tahun 2010 dengan judul "Kasih Ibu Menembus Batas". Dua tahun kemudian memenangkan lomba Mother award yang diselenggarakan oleh Adfamilia atas naskah yang ditulis dengan judul sama. Bersama temannya menghasilkan 2 buku masing-masing buku parenting dengan judul "Ya Allah Jadikan Aku Sekolah Terbaik untuk Anakku" yang diterbitkan oleh Qutummedia dan buku " Serpihan Kenangan" yang diterbitkan oleh Quanta Elexmedia Computindo. Punya keinginan mencetak penulis-penulis cilik dengan mengisi Pelatihan Penulis anak-anak bersama salah seorang temannya di Sekolah Alam Indonesia

More Posts

Follow Me:
TwitterFacebook

Ratih Nur'aini Lathifah

Ratih Nur'aini Lathifah

Seorang ibu rumah tangga biasa yang punya cara menumpahkan ekspresi melalui tulisan. Buku pertamanya dicetak secara indie pada tahun 2010 dengan judul "Kasih Ibu Menembus Batas". Dua tahun kemudian memenangkan lomba Mother award yang diselenggarakan oleh Adfamilia atas naskah yang ditulis dengan judul sama. Bersama temannya menghasilkan 2 buku masing-masing buku parenting dengan judul "Ya Allah Jadikan Aku Sekolah Terbaik untuk Anakku" yang diterbitkan oleh Qutummedia dan buku " Serpihan Kenangan" yang diterbitkan oleh Quanta Elexmedia Computindo. Punya keinginan mencetak penulis-penulis cilik dengan mengisi Pelatihan Penulis anak-anak bersama salah seorang temannya di Sekolah Alam Indonesia

2 thoughts on “Harus Antri? Tak Masalah

  • ari
    September 9, 2017 at 19:01
    Permalink

    Semoga akan tetap terjaga hingga dewasa dalam kehidupan sehari-harinya, dimanapun berada.

    Saking sepelenya seringkali dibuatnya kesel, hiks…sering diselak ketika antri belanja di pasar

    Reply

Leave a Reply