Hadiah Istimewa

Si Bontot memang jarang sekali meminta hadiah walau sudah banyak melakukan kerja rutinnya di rumah. Urusan galon air adalah tugas utamanya. Mencek keberadaan stok air dan distribusinya. Belum lagi menangkap jemuran yang telah kering dari tangan Sang Kakak kedua. Menangkap dari tempat jemuran di loteng. Sang Kakak akan berteriak, “Tangkap!”. Si Bontot dengan cekatan menghadang di bawah tangga. Tugas lainnya membalik-balik pakaian agar mudah disetrika. Menyapu dan mengepel lantai yang menjadi tantangan besarnya. Satu lagi tugasnya adalah cek lampu dan jendela.

Tidak terlalu berat sebenarnya. Karena “printilan” jadi sebentar ini sebentar itu. Kesannya sibuk sekali.

Beda lagi dengan Si Tengah, kakak kedua. Selain menjemur dan mengangkat jemuran, dialah yang menyetrika baju-baju mereka. Mencuci pakaian dan juga cuci piring. Dulu bergantian dengan Si Sulung. Namun semenjak Si Sulung bersekolah di luar kota, akhirnya dengan berat hati ditanganinya sendiri.

Sampai suatu hari, saya bawakan hadiah kejutan untuk mereka. Terutama Si Tengah dan Si Bontot. Sebuah sarang lebah beserta koloninya. Satu ratu, pejantan, dan beratus pekerja. Lebah Klanceng biasa orang mengenalnya. Trigona sp., dalam bahasa perlebahan.

Lebah jenis ini unik. Tubuhnya lebih kecil dari lebah umumnya. Lincah dan yang paling berbeda adalah tidak menyengat.

Menurut pelacakan di Mbah Google, http://www.trubus-online.co.id/budidaya-lebah-trigona, budidaya lebah Trigona belum banyak dilirik orang. Padahal selain mudah dipelihara, ketersediaan pakan Trigona termasuk yang melimpah. Sehingga para peternak tidak perlu menggembalakan lebah asli Indonesia itu. Kelebihan lain dari lebah Trigona adalah mampu menyesuaikan diri di berbagai lokasi dan beragam tipe rumah. Idealnya lebah Trigona dibudidayakan dalam kotak bambu atau kayu yang didesain menyerupai kondisi di alam. Madu hasil budidaya lebah Trigona dipercaya lebih berkhasiat.

Memang awalnya, Si Bontot dan Si Tengah tidak terlalu tertarik dengan hadiah itu. Kalau dilihat koloni lebahnya yang bergerombol membuatnya menjauh. Lambat laun, semakin tertarik, apalagi bisa mengamati lebah yang keluar masuk sarang. Pergi entah ke mana dan pulang telah membawa nektar yang disembunyikan di kaki belakangnya.

Pengamatannya pun bisa dekat sekali ke sarangnya tanpa takut disengat.

Subhanallah makhluk kecil pekerja ini tanpa lelah. Kami membahas hikmah. Rasulullah saw bersabda, “Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).” HR Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar.

Sekarang terasa menjadi hadiah istimewa di Ramadhan 10 hari kedua. Semoga memberi semangat. Aamiin

Kang Yudha

(Visited 180 times, 1 visits today)

Kang Yudha

Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat: Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah, dan Melbourne. Sejak tahun 2013, mengelola kelas parenting Sekolah Alam Indonesia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009). Menjadi penulis sebelas buku yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi cerita komunitas (Kawan Pustaka-2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi cerita kelas (Audi Grafika-2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media-2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertuang (Wahyu Media-2006), Smart Games for Kids - (Wahyu Media-2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media-2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing-2009), Character Building (ProU-2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing-2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru-2016), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Kata Depan-2018). Saat ini juga juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok. Menjadi Editor Media Guru. Aktivitas lainnya, terlibat lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik)

Leave a Reply

Your email address will not be published.