Ayahku Pahlawan

Ayahku pahlawan, apakah masih ada di pikiran anak-anak kita sekarang?

Masih seputar pahlawan. Ternyata tanggal 12 November diperingati sebagai hari Ayah Indonesia. Saya baru “ngeh” setelah membaca notifikasi dari kompas.com di smartphone. Ternyata hari istimewa ini diperingati berbeda-beda di setiap negara. Amerika Serikat merayakannya setiap tanggal 19 Maret yang lebih dikenal sebagai St Joseph’s Day. Hari Ayah di Thailand, dirayakan tepat pada tanggal 5 Desember, tepat pada hari ulang tahun Raja Bhumibol Adulyadej. Sementara di Rusia jatuh pada tanggal 23 Februari. Lain lagi Fathers Day di Taiwan yang digelar setiap 8 Agustus.

Sekolah saya memberdayakan ayah lebih dari sekadar perayaan sehari dalam setahun yang populer di masing-masing negara. Betapa tidak, ada acara bercerita bersama ayah setiap pekan. Ada Shalat Zuhur yang diimami ayah secara bergantian. Kegiatan ini tidak lain ingin mendekatkan anak-anak kepada ayahnya yang sudah seharusnya menjadi pahlawan mereka.

Memang sekarang ini posisi ayah bisa dikatakan sejajar dengan ibu. Terutama sebagai orang tua pekerja, kedua-duanya bekerja di luar rumah. Mencari nafkah tidak didominasi pihak ayah saja. Demikian pula keduanya terlibat aktif menjadi pelindung anak-anaknya juga peran lain yang dibutuhkan anak-anaknya.

Anak-anak harus bangga dengan ayahnya melalui kedekatan yang diupayakan sekolah. Ayah harus menjadi figur yang istimewa sehingga anak-anak tidak mencari pahlawan lain selain ayahnya. Anak-anak tidak tumbuh kesepian, takut menghadapi permasalahan yang menderanya. Justru bersama ayah, anak belajar berani mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas keputusannya itu. Kelak akan bertanggung jawab terhadap keluarganya. Baca juga di http://www.kelaskayu.com/ku-pahlawan/

Pengalaman saya, membuktikan itu. Ayah menjadi figur paling dinanti. Dongeng-dongeng menjelang tidurnya begitu menginspirasi. Membentuk bayangan nyata di kepala, berwarna tajam dengan tokoh-tokohnya yang diceritakan amat detail. Imajinasi saya mengembara bertahun-tahun layaknya cerita Peter Pan yang terbang bersama peri ke dunia khayal.

Belum lagi rasa aman yang diciptakan ayah, membuat saya bersepeda sejauh kemana pun dikenal orang. Mengayuh sepeda menentang angin, menuruni bukit-bukit kuburan Cina, masuk gang keluar gang, bermain di lapangan hingga kesorean, lupa mandi lupa makan. Seakan dunia aman dijelajahi. Hingga yang ada di dalam pikiran saya, ayah adalah pahlawan yang tidak tergantikan. Sekelas pahlawan nasional yang diceritakan guru-guru saya di sekolah. Baca juga di http://www.kelaskayu.com/topeng-pahlawan/

Sekarang cerita itu, hampir tidak bisa saya wariskan kepada anak-anak jika tidak karena profesi menjadi guru. Hampir saja saya abai. Tidak terpikirkan betapa sosok ayah harus diperjuangkan sebagai pahlawan anak-anaknya.

 

Kang Yudha

Sumber gambar: https://www.keluargakokoh.com/read/2017/09/26/840/Mengharukan!_5_Ilustrasi_Ini_Akan_Membuat_Anda_Merindukan_Ayah

(Visited 36 times, 3 visits today)

Kang Yudha

Menjadi guru Sekolah Alam Indonesia sejak tahun 1999. Telah berbagi materi-materi pendidikan di berbagai tempat: Medan, Palembang, Bengkulu, Pekanbaru, Sukabumi, Jakarta - Bogor - Depok - Tangerang - Bekasi, Lombok, Wamena - Papua, (Keningau - Beaufort - Sipitang - Kundasan - Sandakan) Sabah, dan Melbourne. Sejak tahun 2013, mengelola kelas parenting Sekolah Alam Indonesia. Menjadi penggagas komunitas guru menulis (2009). Menjadi penulis sebelas buku yaitu Sekolah yang Membebaskan - Antologi cerita komunitas (Kawan Pustaka-2003), Berjuta Bintang di Langit Sekolahku - Antologi cerita kelas (Audi Grafika-2004), Misteri Bulan, Belajar Sambil Bertualang (Wahyu Media-2006), Menyusuri Sungai, Belajar Sambil Bertuang (Wahyu Media-2006), Smart Games for Kids - (Wahyu Media-2007), Creative Games for Kids (Wahyu Media-2008), Harmony in Tenacity (SAI Publishing-2009), Character Building (ProU-2013), Belajar Menjadi Pemimpin (SAI Publishing-2015), Alam Terkembang Membawa Kisah (Media Guru-2016), Menggenggam Semangat Siswa Hebat (Kata Depan-2018). Saat ini juga juga aktif di lembaga Ikatan Guru Indonesia Wilayah Depok. Menjadi Editor Media Guru. Aktivitas lainnya, terlibat lembaga swadaya masyarakat MPPO (Masyarakat Peduli Petani Organik)

3 thoughts on “Ayahku Pahlawan

  • November 14, 2018 at 08:22
    Permalink

    Keren. Amazing. Perlu disosialisasikan kepada keluarga muda nih kang. Saya suka banget. Terima kasih ya sudah berbagi.

    Reply
    • November 14, 2018 at 11:12
      Permalink

      Sama-sama. Semoga bermanfaat.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.